PEREMPUAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI
Citra perempuan selama ini masih banyak di perbincangkan banyak pihak. Ada yang merasa perempuan yang sekarang ini lebih percaya diri dalam menampilkan dirinya sebagai hal yg positif dan juga ada pun yang merasa hal tersebut masih di anggap negatif. berikut adalah hal yang negatif mengenai perempuan sebagai media komunikasi.
Bias Gender pada Perempuan
Hal ini masi sering terjadi di kalangan perempuan bias terhadap apa yang menjadi kasus pada si perempuan.
sebagai contoh kasus pemerkosaan kebanyakan pada kasus ini bukan si pelaku yang di expose namun lebih kepada si korban. misalnya karna si korban memakai pakaian yang minim sehingga nafsu bejad si pelaku terjadi. intinya perempuan yang sebagai korban malah mendapat tindasan berlebih.
Perempuan suka di expose sisi sensualitasnya
Sensualitas perempuan memang tidak dapat di pungkiri terdapat di dalam diri perempuan itu sendiri. terkadang media lebih suka mengexpose lebih dalam masalah sensualitas perempuan ada juga yang di tampilkan di media tubuh sensualitasnya. ini pastinya akan merugikan perempuan di media.
contoh dalam iklan sabun dimana perempuan seperti mandi dan tidak memakai apa-apa.
Adapun sisi Positifnya :
Perempuan sekarang sudah di expose sama dengan pria
Ini mengingatkan kita pada perjuangan R.A Kartini yaitu emansipasi wanita. sekarang ini terbukti perempuan bisa lebih hebat dari pada pria dalam segi apapun. wanita sekarang memiliki karir yang sangat baik seperti pimpinan partai, menteri, DLL ini menandakan emansipasi sudah berjalan dengan baik.