Sunday, October 9, 2011

Sejarah Media dan perkembanganya

Sejarah Media Pertama kali melalui sebuah kertas yang di tulis. itu merupakan alat penyebar informasi yang pertama namun pada saat itu. surat kabar yang di buat dengan cara di tulis ini hanya dapat di baca oleh kaum pejabat atau pemerintah saja karena keterbatasanya. setelah itu surat kabar pun semakin canggih dengan adanya alat cetak sehingga surat kabar dapat di cetak banyak. namun harganya masih sangat mahal pada zaman itu.

Radio merupakan Sebuah terobosan terbaru di zaman itu yang dapat menyebarkan informasi. pada kala itu radio sangat populer dan sangat di gemari. dari gelombang yang sangat simpel radio di kembangkan menjadi gelombang yang sangat rumit dan banyak sekali juga bermunculan radio-radio yang dahulu masih di gunakan untuk menyebarkan informasi.

Televisi merupakan generasi setelah radio yang sudah modern karena menggunakan audio visual. sehingga memiliki gambar dan suara. televisi lebih mudah di cerna dan di gunakan dalam penyebaran informasi. hingga sekarang televisi merupakan alat penyebar informasi yang handal walaupun sekarang ini sudah banyak juga acara-acara tv yang atraktif dan lebih kepada entertainment.

Internet Sebuah alat bantu penyebar informasi yang sangat baru dan sekarang ini sedang mendunia. Internet menjadi sebuah media yang sekarang ini sedang di gandrungi seluruh umat di dunia karena dapat membantu penggunanya melihat dunia luar dan informasinya yang sangat lengkap. Internet juga merupakan alat bantu dalam bersosial. hal ini di perkuat dengan adanya media-media sosial seperti Facebook,Twitter,Friendster,DLL yang sangat di gemari masyarakat.

Penyebaran informasi menggunakan media memang sangat penting. namun kita sebagai masyarakat harus juga mengetahui mana informasi yang akurat dan mana yang tidak. karena tak semua informasi yang kita dapat itu smuanya merupakan fakta. sebagai contoh banyak stasiun tv yang tayanganya di set untuk menyiarkan orang-orang yang berkepentingan di suatu lembaga ataupun pemerintah karena orang tersebut merupakan orang penting di stasiun tv tersebut. banyak pula media yang menjatuhkan seseorang. jadi sebagai khalayak kita harus dapat berpikir bila menerima sebuah informasi.

Thursday, October 6, 2011

Anatomi Media Penyiaran


Kepemilikan Media:
1. Lembaga/ institusi : PT, Holding, yayasan
2. Perizinan : Legalitas / Illegal
3. Kepemilikan : Orang, Badan Hukum
4. Isi / Content : News, Sport,Comedy,Music, DLL
5. Infrastruktur : Antena, Satelit, Cable, Internet, Pemancar, Gelombang, Elektronik,DLL
6. Organisasi Bisnis / Usaha : Pendaparan, Iklan langganan, Jual saham, DLL
7. SDM/ Profesi : Wartawan, Redaktur, Editor, Reporter, cameraman,DLL
8. Pasar / Market area : lokal, Internasional, global
9. Audience, Khalayak, Usia, gender
10. Regulator : Sebuah lembaga / pengatur penyiaran


Regulasi: harus di atur karena agar gelombang elektromagnetik tiap saliran tidak bentrok dan tidak adanya intervensi yang menyebabkan noise
Penyiaran: harus membuat nyaman serta masyarakat mendapatkan layanan yang prima
Isi: agar tidak menyinggung SARA
Kepemilikan: mencegah adanya monopoli pemilik sehingga tidak terpaku dengan 1 siaran


Indonesia memiliki perundang-undangan yang mengatur kegiatan penyiaran. UU Penyiaran No.32 Tahun 2002, UU Telekomunikasi No. 36  Tahun 1999, UU Pers No. 40 Tahun 1999, serta UU ITE No. 11 Tahun 2008 merupakan bentuk pembatasan aksi penyiaran di Indonesia. Dengan adanya undang-undang tersebut  bukan hanya melindungi aktivis jurnalis namun juga melindungi hak-hak warga negara yang menjadi narasumber.Selain peraturan undang-undang di atas, Komisi Penyiran Indonesia, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha, Dewan Pers, serta pemerintah (Legislatif) juga siap siaga membantu penertiban penyiaran di Indonesia.


Oleh : Paulus Widiyanto

Tuesday, October 4, 2011

Media Massa dan Budaya Massa

Media massa memengaruhi khalayak melalui pesan-pesan yang disebarluaskan secara besar
besaran  Media massa mempengaruhi khalayak dalam jangka pendek dan jangka panjang
Pengaruh jangka panjang sering dipersoalkan, karena mempunyai kekuatan tertentu yang
dapat memengaruhi kebudayaan khalayak yang menerima pesan
Salah satu tema yang paling menarik tentang pengaruh komunikasi massa terhadap khalayak
yang berubah menjadi ciri massa adalah TERCIPTANYA BUDAYA MASSA
Menurut Bennet dan Tumin, KEBUDAYAAN MASSA adalah : “seperangkat ide bersama dan
pola perilaku yang memintas garis sosio-ekonomi dan pengelompokan sub-kultural dalam
suatu masyarakat yang kompleks
Budaya massa adalah budaya populer yang dihasilkan industri produksi massa dan dipasarkan
untuk mendapatkan keuntungan pada khalayak konsumen
Budaya massa adalah budaya populer yang diproduksi untuk pasar massal
Menurut Aliran Frankfurt, budaya populer adalah budaya massa yang dihasilkan industri budaya
untuk stabilitas maupun kesinambungan kapitalisme
Budaya massa memiliki rumusan, berulang dan bersifat permukaan,
mengagungkan kenikmatan, sentimental, sesaat dan menyesatkan dengan
megorbankan nilai-nilai keseriusan, intelektualitas, penghargaan atas waktu
Jadi budaya massa adalah suatu kebudayaan yang kurang memiliki tantangan
dan rangsangan intelektual, lebih cenderung pada pengembangan fantasi
tanpa beban dan pelarian
Fishwick dan Wilson mengakui bahwa BUDAYA POPULER sebenarnya dapat diartikan
sebagai “ bentuk budaya yang dimiliki oleh setiap orang dalam suatu masyarakat tertentu”
Budaya tersebut dipengaruhi berbagai rangsangan dari luar (termasuk media massa) yang 
tidak kita sadari namun membuat kita melakukannya 


oleh Aminah Suwarna Wati
Apa Jurnalisme Warga ?
Jurnalisme  yang menempatkan warga sebagai subyek
Warga secara aktif-partisipatoris terlibat dalam proses pencarian, pengolahan dan penyajian informasi
Setiap orang dapat menjadi informan sekaligus jurnalis
Warga tidak hanya menjadi penonton, namun menjadi peserta aktif dalam diskusi dan 
problem solving

Mengapa Jurnalisme?

Keterbatasan akses publik ke media
Semakin banyak pilihan media komunikasi dan interaksi bagi semua orang
Masyarakat semakin familiar dengan teknologi yang ada sekarang

Media yang di gunakan
Televisi
Radio
Koran
Online
Internet,DLL

Kode Etik Jurnalistik

Tidak berprasangka
Mengandung unsur informasi
Tidak Pornografis,sarkasme,dan sadistis
Menggunakan bahasa yang benar
Berdasarkan fakta

Pada intinya Jurnalisme warga sekarang ini memiliki beberapa sisi positif dan negatif. 
dari sisi positif ialah setiap 
warga dapat menyebarkan informasi yang didapat dengan begitu maka penyebaran 
informasi akan lebih cepat dan merata.
Masyarakat akan memiliki wawasan yang sangat luas di akibatkan perkembangan 
teknologi yang menyokong jurnalisme warga
Sedangkan sisi negatifnya ialah banyak terjadi penyimpangan informasi yang 
mengakibatkan sebuah kekacauan
di masyarakat. seperti pornoaksi, pornografi, Fitnah, Gosip DLL

oleh : Agus Sudibyo