Media Massa dan Budaya Massa
Media massa memengaruhi khalayak melalui pesan-pesan yang disebarluaskan secara besar
besaran Media massa mempengaruhi khalayak dalam jangka pendek dan jangka panjang
Pengaruh jangka panjang sering dipersoalkan, karena mempunyai kekuatan tertentu yang
dapat memengaruhi kebudayaan khalayak yang menerima pesan
Salah satu tema yang paling menarik tentang pengaruh komunikasi massa terhadap khalayak
yang berubah menjadi ciri massa adalah TERCIPTANYA BUDAYA MASSA
Menurut Bennet dan Tumin, KEBUDAYAAN MASSA adalah : “seperangkat ide bersama dan
pola perilaku yang memintas garis sosio-ekonomi dan pengelompokan sub-kultural dalam
suatu masyarakat yang kompleks”
Budaya massa adalah budaya populer yang dihasilkan industri produksi massa dan dipasarkan
untuk mendapatkan keuntungan pada khalayak konsumen
Budaya massa adalah budaya populer yang diproduksi untuk pasar massal
Menurut Aliran Frankfurt, budaya populer adalah budaya massa yang dihasilkan industri budaya
untuk stabilitas maupun kesinambungan kapitalisme
Budaya massa memiliki rumusan, berulang dan bersifat permukaan,
mengagungkan kenikmatan, sentimental, sesaat dan menyesatkan dengan
megorbankan nilai-nilai keseriusan, intelektualitas, penghargaan atas waktu
Jadi budaya massa adalah suatu kebudayaan yang kurang memiliki tantangan
dan rangsangan intelektual, lebih cenderung pada pengembangan fantasi
tanpa beban dan pelarian
Fishwick dan Wilson mengakui bahwa BUDAYA POPULER sebenarnya dapat diartikan
sebagai “ bentuk budaya yang dimiliki oleh setiap orang dalam suatu masyarakat tertentu”
Budaya tersebut dipengaruhi berbagai rangsangan dari luar (termasuk media massa) yang
tidak kita sadari namun membuat kita melakukannya
oleh Aminah Suwarna Wati
No comments:
Post a Comment